Tulisan ini sebetulnya sambungan dari tulisan lain yang berjudul Samba dan Fedora Directory Server. Setelah Samba dan FDS berhasil diintegrasikan, selanjutnya saya mencoba untuk menggabungkan sebuah client Windows XP ke domain.
- Menambahkan Domain User terlebih dahulu. Saya melakukannya dengan perintah smbldap-useradd -a -d /home/<namauser> -m -s /bin/bash <namauser>
- Menambahkan workstation ke dalam domain ini : smbldap-useradd -w <nama-workstation>
- Konfigurasi workstation sebagai bagian dari domain. Pada saat awal melakukan usaha penggabungan, saya memperoleh kegagalan. Kemudian saya menambahkan baris : interfaces = 10.10.10.200 127.0.0.1 , bind interfaces only = yes, hosts allow = 10.10.10. 127.0 . Selanjutnya, service samba di restart, tidak lupa juga menghidupkan service nmb.
- Proses konfigurasi client untuk join ke Samba berhasil, sayangnya pada saat restart dan hendak login, muncul pesan di windows bahwa domain tidak ditemukan. Aneh ya ???? padahal saat konfigurasi bisa masuk.
- Saya memeriksa isi file log, dalam kasus saya file tersebut adalah /var/log/<nama-ws>.log. Ternyata terdapat log yang bertuliskan : [2009/01/16 13:12:01, 0] lib/smbldap.c:smbldap_open(1005)
smbldap_open: cannot access LDAP when not root.. - Saya mengambil kesimpulan bahwa pada saat konfigurasi, mesin dapat join ke domain karena saya memasukkan password root sebagai autorisasi agar mesin dapat masuk ke domain.
- Saatnya memulai googling.
- Ternyata banyak juga yang mengalami masalah serupa. Tapi kebanyakan menyatakan karena adanya bug di Samba 3.0.x, tapi yang saya gunakan sekarang adalah Samba 3.2.x. Jadi, logikanya bukan itu masalahnya.
- Ada solusi lain yang saya dapatkan di http://www.opensubscriber.com/message/samba@lists.samba.org/2245361.
- Menurut petunjuk ini, saya harus menambahkan baris enable pivileges = yes pada file smb.conf. Setelah saya lakukan, saya restart ulang samba, tetap nggak bisa.
- Ada petunjuk lain di http://www.nabble.com/smbldap_open:-cannot-access-LDAP-when-not-root..-td17491980.html. Yang bersangkutan memecahkan masalahnya dengan mengganti versi samba, tadinya ia menggunakan samba bawaan Fedora 9 (begitu juga saya), kemudian menggantinya dengan Samba 3.0.29 ( apakah ini ide bagus ? ) – mungkin sebaiknya saya mencari solusi lain terlebih dahulu
- Setelah googling sekian lama, masih belum ketemu juga. Akhirnya, “desperate move”, upgrade Samba ke 3.2.7.
- Oke, setelah itu saya merestart service smb dan nmb.
- Coba login dari workstation dan berhasil !!!!!!!!!!!!